Dukung Perempuan, Gym di China Perpanjang Membership saat Haid

2 hours ago 6

CNN Indonesia

Kamis, 23 Apr 2026 09:45 WIB

Sejumlah gym khusus perempuan di China mulai memperpanjang masa membership yang disesuaikan dengan siklus menstruasi anggotanya. Ilustrasi. Sejumlah gym khusus perempuan di China mulai memperpanjang masa membership yang disesuaikan dengan siklus menstruasi anggotanya. (iStockphoto/Bojan89)

Jakarta, CNN Indonesia --

Bagi sebagian perempuan, pergi ke gym saat menstruasi memang tidak selalu terasa nyaman. Ada hari-hari ketika tubuh lebih cepat lelah, perut terasa nyeri, atau gerakan tertentu justru bikin badan makin tidak enak.

Karena itu, tidak sedikit yang memilih mengurangi intensitas latihan, bahkan istirahat sejenak dari rutinitas olahraga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari kebutuhan inilah muncul pendekatan yang cukup menarik di China, sejumlah gym khusus perempuan mulai memperpanjang masa membership untuk menyesuaikan dengan siklus menstruasi member-nya.

Kebijakan ini terdengar sederhana, tapi dinilai lebih ramah pada kebutuhan tubuh perempuan.

Melansir dari China Daily, sebuah gym khusus perempuan di Tianjin, China memperpanjang membership bulanan selama tujuh hari. Kebijakan itu dibuat untuk mengakomodasi siklus menstruasi para member.

Artinya, jika masa aktif membership biasanya sekitar 30 hari, maka durasinya secara praktis bisa menjadi sekitar 37 hari. Tujuannya agar perempuan yang tidak bisa berolahraga optimal saat menstruasi tidak merasa kehilangan waktu latihan yang sudah dibayar.

Bukan cuma tambah hari, tapi juga ubah jenis latihan

Selain itu, gym di China juga mulai menyesuaikan program latihan dengan kondisi tubuh saat menstruasi.

Beberapa gym disebut menyediakan kelas khusus saat menstruasi, dengan latihan yang lebih ringan dan minim tekanan pada area perut. Gerakan seperti sit-up atau squat intens, misalnya, cenderung dihindari pada periode tersebut.

Selain itu, durasi membership juga disebut bisa diperpanjang secara proporsional sesuai kebutuhan member. Meski tidak selalu disebut angka pasti, pola ini menunjukkan adanya fleksibilitas yang sebelumnya jarang ditemukan di pusat kebugaran biasa.

Fenomena ini juga tidak muncul sendirian, dalam beberapa tahun terakhir, gym khusus perempuan atau women-only gym memang semakin berkembang di kota-kota besar di China.

Daya tariknya bukan hanya soal privasi, tetapi juga karena pendekatannya dianggap lebih paham kebutuhan perempuan. Mulai dari suasana ruang, jenis kelas, sampai kebijakan membership, semuanya dibuat lebih spesifik dan personal.

(anm/asr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Entertainment |