Trump Posting 24 Kali dalam Semalam di Medsos, Pakar: Ingin Perhatian

4 hours ago 8

CNN Indonesia

Sabtu, 25 Apr 2026 16:30 WIB

Presiden AS Donald Trump jadi sorotan setelah kedapatan mengunggah hingga 24 postingan dalam semalam di akun media sosialnya. Presiden AS Donald Trump jadi sorotan setelah kedapatan mengunggah hingga 24 postingan dalam semalam di akun media sosialnya. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali jadi sorotan setelah tercatat mengunggah hingga 24 postingan dalam semalam di platform Truth Social.

Dalam rentang waktu sekitar pukul 18.00 hingga 08.00 waktu setempat, Trump aktif mengunggah dan me-repost berbagai konten, mulai dari komentar politik hingga pernyataan kontroversial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebiasaan ini bukan hal baru, namun, frekuensi posting yang tinggi di malam hari dinilai para ahli bisa mencerminkan lebih dari sekadar aktivitas media sosial biasa.

Psikolog kognitif perilaku, Greg Kushnick menilai, pola ini bisa berkaitan dengan kebutuhan untuk mendapatkan perhatian.

"Dari sudut pandang psikologi, ini memberi perhatian yang diinginkan. Apalagi jika dilakukan di malam hari, lalu orang-orang melihatnya di pagi hari, itu seperti mengendalikan siklus berita," kata Kushnick, seperti dikutip dari HuffPost.

Menurutnya, jika postingan tersebut tidak mendapat respons besar, kemungkinan perilaku itu tidak akan terus dilakukan.

Data menunjukkan Trump tidak hanya aktif di siang hari, tetapi juga cukup sering mem-posting di tengah malam. Dalam periode Januari 2025 hingga Januari 2026, Trump tercatat membuat lebih dari 300 postingan pada pukul 00.00 dan lebih dari 100 postingan pada pukul 01.00.

Bahkan pada Desember, ia mengunggah 158 postingan antara tengah malam hingga pukul 03.00. Tak hanya itu, dalam setahun terakhir saja, Trump tercatat membuat hampir 7.000 postingan di Truth Social.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt juga mengungkapkan bahwa Trump memang memiliki pola tidur yang tidak biasa.

"Ia tidur sangat sedikit, mungkin hanya sekitar empat jam per malam," ujarnya dalam sebuah acara.

Kondisi ini membuka kemungkinan bahwa waktu malam menjadi momen di mana Trump lebih bebas mengekspresikan pikirannya.

"Di jam-jam ini, dia kemungkinan tidak berada di bawah pengaruh penasihat. Ini bisa menjadi cara untuk menegaskan kontrol atau otoritas," kata Kushnick.

Efek psikologis, dari dopamin hingga keputusan impulsif

Dari sisi psikologi, kebiasaan aktif di media sosial juga berkaitan dengan apa yang disebut sebagai 'pseudo-validation', rasa validasi semu dari respons pengguna lain.

Penelitian tentang penggunaan media sosial menunjukkan adanya efek seperti mesin slot (slot machine effect), di mana pengguna terus mencari respons berupa likes atau komentar yang memicu lonjakan dopamin di otak.

Selain itu, studi berjudul Mind After Midnight juga menemukan bahwa kondisi terjaga di malam hari dapat memengaruhi pengambilan keputusan, meningkatkan dorongan mencari perhatian, serta menurunkan kontrol emosi.

Ini menunjukkan bahwa aktivitas media sosial di waktu-waktu tersebut bisa membuat seseorang lebih impulsif atau lebih reaktif.

Di samping itu, platform Truth Social sendiri dinilai para ahli sebagai echo chamber, yaitu ruang digital di mana seseorang lebih sering terpapar informasi yang memperkuat pandangannya sendiri.

Dengan jumlah pengguna yang jauh lebih kecil dibanding platform lain, sekitar 6 juta pengguna aktif bulanan pada 2024, lingkungan ini dianggap memperkuat pola komunikasi satu arah.

Pakar ilmu politik Michael Genovese menilai, cara Trump menggunakan media sosial juga mengalami perubahan dibanding awal karier politiknya.

"Dulu terasa lebih kreatif dan strategis. Sekarang cenderung lebih emosional dan tidak ter-filter," katanya.

Meski tidak bisa dijadikan dasar diagnosis, para ahli menilai bahwa pola ini menunjukkan bagaimana media sosial bisa menjadi alat untuk mencari kontrol, validasi, sekaligus menyalurkan emosi.

(anm/asr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Entertainment |