Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, terkejut perangkat pertandingan jadi target amarah usai bertugas dalam sebuah laga di kompetisi sepak bola Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Ogawa setelah mengetahui wasit pertandingan Persiraja Banda Aceh vs Garudayaksa di divisi Championship 2025/2026 yang bergulir Minggu (19/4), dikawal ketat oleh polisi.
Dalam video yang beredar di media sosial, wasit Bangkit Sanjaya dikelilingi Brimob bersenjata lengkap saat keluar dari stadion. Ogawa mengaku terkejut dengan reaksi penonton di arena.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua pemain, wasit, dan seluruhnya sudah bekerja keras. Tapi hingga tengah malam, saya mendengar kabar ada situasi seperti itu dan saya sangat kaget," kata Ogawa di Jakarta, Kamis (23/4).
Menyikapi hal itu, Ogawa mendiskusikan keamanan wasit dengan penyelenggara kompetisi dalam hal ini I.League. Menurutnya, wasit perlu jadi prioritas dalam urusan keamanan pertandingan.
"Kami sudah berdiskusi dan meminta operator liga profesional untuk mengutamakan keamanan. Ini paling penting. Karena itu saya percaya operator liga dan PSSI akan bekerjasama untuk memastikan keamanan ini," ucapnya.
Lebih lanjut, Ogawa juga mengedepankan edukasi terhadap wasit soal teknis memimpin sebuah laga. Ia menegaskan pihaknya senantiasa memberi pelatihan terhadap pemimpin pertandingan.
"Tentu saja, di sana ada wasit dan para asisten yang sudah bekerja sebaik mungkin. Jika bola 100 persen keluar memang perlu ada sinyal yang diberi. Namun jika tidak yakin [dengan keputusan] maka VAR harus memeriksanya," ujar dia.
(ikw/nva)
Add
as a preferred source on Google








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478359/original/064555900_1768899201-_ARM7685.jpeg)








