Mayapada Hospital | CNN Indonesia
Senin, 27 Apr 2026 09:47 WIB
Ilustrasi. (Foto: istockphoto/alvarez)
Jakarta, CNN Indonesia --
Nuklir kerap diasosiasikan dengan hal berbahaya. Namun dalam dunia medis modern, pemanfaatannya justru menjadi salah satu terobosan penting, terutama dalam mendeteksi dan menangani berbagai penyakit, termasuk kanker.
Seiring perkembangan teknologi kesehatan, layanan kedokteran nuklir hadir untuk mendukung proses diagnosis, perencanaan, hingga evaluasi terapi, menggunakan pendekatan terkini dan standar keselamatan yang ketat, sehingga pengobatan kanker dapat dilakukan secara efektif dan aman.
Untuk mengenal layanan kedokteran nuklir lebih dalam, dr. Lim Andreas, Sp.KN dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjelaskan bahwa nuklir dalam layanan kedokteran nuklir bukanlah bom atau reaktor besar yang merusak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, nuklir dalam layanan kedokteran adalah zat radioaktif atau yang disebut radiofarmaka dengan prinsip menjaga paparan radiasi serendah mungkin.
"Sehingga dokter dapat melihat dan menilai struktur serta fungsi organ untuk diagnosis, perencanaan terapi, evaluasi pengobatan, hingga terapi berbasis target," jelasnya dikutip Senin (27/4).
Ia melanjutkan, kedokteran nuklir terdiri dari rangkaian layanan yang saling terintegrasi untuk memastikan perawatan yang berkelanjutan.
Pertama, layanan diagnosis yang didukung alat diagnosis canggih seperti PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan yang mampu mendeteksi, menentukan stadium, merencanakan terapi secara presisi, serta memantau respons pengobatan.
Kedua, terapi radiofarmaka yang menggunakan zat radioaktif dalam dosis aman untuk menghancurkan atau mengendalikan sel penyakit secara lebih spesifik dan terarah.
Zat ini bekerja langsung pada sel kanker atau jaringan abnormal tanpa merusak jaringan sehat, sehingga pengobatan bisa tepat sasaran.
"Terapi radiofarmaka memiliki sejumlah keunggulan, seperti bekerja secara terarah dengan presisi tinggi, minim tindakan karena tidak memerlukan pembedahan, terintegrasi dengan teknologi diagnostik PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan, serta dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien," ungkap dr. Lim Andreas.
Layanan kedokteran nuklir dapat membantu diagnosis dan terapi pada berbagai penyakit, seperti kanker (payudara, paru, tiroid, dan kanker prostat), penyakit jantung untuk melihat aliran darah.
Keudian, gangguan otak seperti epilepsi dan demensia, hingga kelainan tulang termasuk infeksi tulang dan penyebaran kanker tulang (metastasis), gangguan kelenjar tiroid, kelainan metabolik.
"Hingga penyakit yang membutuhkan terapi berbasis target," lanjut dr. Lim Andreas.
Melalui layanan ini, pasien dapat merasakan sejumlah manfaat. Antara lain, pasien dapat memperoleh hasil diagnosis yang akurat, memberikan gambaran kondisi tubuh secara menyeluruh.
"Memantau respons terapi, serta mendukung pengobatan yang lebih tepat sasaran melalui penggunaan zat radioaktif dalam dosis aman untuk mengendalikan sel penyakit," terang dr. Lim Andreas.
Seiring meningkatnya kasus kanker di Indonesia, layanan kedokteran nuklir semakin relevan untuk diagnosis yang akurat serta pengobatan kanker yang tepat.
Oleh karena itu, Mayapada Hospital Jakarta Selatan menghadirkan Nuclear Medicine and Molecular Imaging yang akan dilengkapi PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan, teknologi pencitraan dengan paparan radiasi lebih rendah (low radiation) dibandingkan teknologi serupa di Indonesia, dan hanya dimiliki oleh beberapa rumah sakit.
Keunggulan ini sangat penting terutama bagi pasien yang membutuhkan rangkaian evaluasi berulang, karena membantu meminimalkan risiko jangka panjang.
Sebagai bagian dari pendekatan Comprehensive Cancer Care, layanan PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan terintegrasi dengan Oncology Center Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang komprehensif menangani tumor dan kanker secara berkelanjutan, didukung kolaborasi tim dokter multidisiplin, Tumor Board yang aktif memberikan rencana perawatan yang tepat, serta Patient Navigator yang terdiri dari dokter dan perawat untuk mendampingi pasien selama perawatan.
Bagi pasien yang memerlukan layanan deteksi dan pengobatan kanker yang komprehensif dapat berkonsultasi bersama tim dokter di Mayapada Hospital Jakarta Selatan.
Penjadwalan konsultasi dapat dilakukan dengan menghubungi call center 150770 atau melalui aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital.
Informasi seputar layanan Oncology Center dan layanan unggulan lainnya di Mayapada Hospital dapat diketahui melalui MyCare dalam fitur Health Articles & Tips.
Ada pula fitur Personal Health yang mendukung gaya hidup sehat dengan memantau detak jantung, menghitung jumlah langkah kaki, jumlah kalori terbakar, serta Body Mass Index (BMI).
(inh)
Add
as a preferred source on Google





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478359/original/064555900_1768899201-_ARM7685.jpeg)

















