Jakarta, CNN Indonesia --
Polresta Yogyakarta mengungkapkan anak-anak di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta diperlakukan tidak manusiawi. Polisi menyebut kaki dan tangan anak-anak balita ini diikat.
"Benar pada tanggal 24 kemarin kita telah melakukan penggerebekan di mana itu tempat penitipan anak di mana petugas kita memang melihat langsung bahwa anak tersebut diperlakukan tidak manusiawi," ujar Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, dikutip dari detikcom, Sabtu (25/4/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara kesimpulan itu tidak manusiawi karena ada juga yang kakinya diikat, tangannya diikat dan sebagainya. Secara umum seperti itu yang bisa saya jelaskan," imbuhnya.
Adrian menyebut puluhan anak menjadi korban dugaan penganiayaan. Penyidik, lanjut dia, masih terus melakukan pendalaman.
"Kalau untuk yang kita lihat ada tindakan kekerasannya itu sekitar 53 orang. By data ya," ucap dia.
Sejauh ini, polisi tengah memeriksa 30 orang yang ditangkap saat penggerebekan Jumat kemarin.
"Dari tadi malam sampai dengan detik ini juga masih dilakukan pemeriksaan pendalaman oleh unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak)," jelas Adrian.
Mereka yang ditangkap adalah pemimpin yayasan, pengasuh di daycare dan petugas keamanan.
Belum ada pernyataan dari pihak daycare Little Aresha terkait kasus ini.
(ryn/sur)
Add
as a preferred source on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478359/original/064555900_1768899201-_ARM7685.jpeg)
















