CNN Indonesia
Kamis, 23 Apr 2026 04:30 WIB
Ilustrasi. Meninggalkan sejumlah kebiasaan buruk sehari-hari ternyata bisa membantu Anda awet muda. (iStockphoto/Artfully79)
Jakarta, CNN Indonesia --
Awet muda bukan cuma soal memakai produk perawatan kulit mahal atau anti-aging. Ternyata, mengubah beberapa kebiasaan buruk bisa membantu Anda tetap awet muda.
Banyak kebiasaan sehari-hari yang dianggap biasa, justru berkontribusi mempercepat proses penuaan tanpa disadari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ahli kesehatan pun kini menekankan pentingnya menjaga healthspan atau masa hidup dengan kesehatan optimal, bukan sekadar berumur panjang. Di sinilah mengubah kebiasaan menjadi faktor penting.
Kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan agar awet muda
Berikut ini sejumlah kebiasaan buruk yang harus Anda tinggalkan agar bisa awet muda menurut para dokter:
1. Terlalu banyak duduk
Kebiasaan duduk terlalu lama, baik di meja kerja, mobil, atau sofa, ternyata berdampak negatif pada kesehatan jangka panjang.
"Studi menunjukkan, total waktu duduk lebih dari 10-11 jam sehari atau waktu menatap layar lebih dari 5-6 jam sehari secara signifikan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, bahkan pada individu yang berolahraga secara teratur," kata dokter holistik Jennifer Chung, seperti dilansir Eating Well.
Selain itu, duduk terlalu lama bisa menyebabkan resistansi insulin, gangguan sirkulasi darah, dan penurunan fungsi otak. Solusinya, lakukan gerakan ringan seperti berjalan selama 2-5 menit setiap 30 menit duduk untuk menjaga sirkulasi dan metabolisme tubuh.
2. Stres kronis
Stres yang berlangsung terus-menerus juga dapat mempercepat proses penuaan biologis pada hampir setiap sistem organ.
"Stres yang berkelanjutan membuat kadar kortisol tetap tinggi, yang mempercepat hilangnya massa otot, resistansi insulin, disfungsi imun, bahkan penuaan kulit," kata ahli bedah rekonstruksi, Pablo Prichard.
Oleh karena itu, penting untuk membangun momen relaksasi singkat setiap hari, seperti latihan pernapasan, berjalan santai, meditasi, atau bersosialisasi.
3. Kurang tidur
Foto: Getty Images/Filmstax
Ilustrasi kesulitan tidur.
Tidur yang cukup sangat penting jika Anda ingin awet muda. Dokter sekaligus peneliti demensia Julia Cooney menyebutkan, kurang tidur meningkatkan risiko kematian hingga 15 persen.
Tidur berfungsi sebagai sistem perbaikan tubuh setiap malam, memengaruhi metabolisme, hormon, dan pemulihan otot. Agar tidur berkualitas, buat jadwal tidur yang konsisten, hindari gawai satu jam sebelum tidur, dan ciptakan lingkungan tidur yang nyaman.
4. Tidur dengan riasan
Tidur tanpa membersihkan riasan atau makeup dapat mempercepat penuaan kulit dan menyebabkan jerawat.
"Selama tidur nyenyak, kulit Anda melakukan pekerjaan perbaikan yang paling intensif. Jika permukaan kulit tersumbat, proses pembaruan terganggu, yang menyebabkan kulit kusam, peradangan, dan tanda-tanda penuaan dini," kata ahli neuroradiologi, Kavin Mistry, seperti dikutip dari laman Health.
Mistry menyarankan membersihkan wajah dengan minyak alami seperti minyak jojoba, lalu menggunakan kain hangat untuk mengangkat sisa riasan sambil melakukan pijatan ringan sebelum tidur.
5. Dehidrasi kronis
Banyak orang mengalami dehidrasi ringan secara terus-menerus yang berdampak buruk pada fungsi otak, detoksifikasi, dan pelumasan sendi. Dehidrasi juga menyebabkan penyusutan jaringan otak dan menurunkan konsentrasi, suasana hati, serta daya ingat.
Mistry merekomendasikan minum segelas air putih dengan sedikit garam laut dan lemon di pagi hari, serta menjaga asupan cairan sepanjang hari untuk menjaga kulit dan organ tetap sehat.
6. Kelamaan pakai headphone
Penggunaan headphone dalam waktu lama bisa menyebabkan kelelahan pendengaran dan mengganggu kemampuan otak untuk beristirahat.
Mistry menjelaskan, hal ini bisa memicu kelelahan perhatian (attention fatigue), postur tubuh yang buruk, kompresi saraf, dan aliran darah ke otak berkurang.
Dampaknya, pikiran menjadi kabur sekaligus risiko kerusakan tulang punggung meningkat. Jadi, batasi waktu penggunaan headphone untuk menjaga kesehatan otak dan tubuh.
Dengan meninggalkan sejumlah kebiasaan buruk ini, Anda bukan hanya memperpanjang usia, tetapi juga menjaga kualitas hidup dan penampilan agar tetap awet muda.
(rti)
Add
as a preferred source on Google









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478359/original/064555900_1768899201-_ARM7685.jpeg)







